Calvin Dores Hampir Jual Mata karena Tekanan Finansial

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 24 Mei 2026 19:01 WIB 4
Calvin Dores Hampir Jual Mata karena Tekanan Finansial

Putra musisi legendaris Deddy Dores, Calvin Dores, menjadi sorotan setelah mengaku sempat terpikir menjual mata karena tekanan finansial yang menimpanya. Pengakuan itu ia sampaikan melalui Instagram Stories pribadi sebelum akhirnya dihapus.

Calvin menjelaskan, kondisi ekonomi keluarganya goyah sejak sang ayah meninggal dunia. Ia juga menyebut beban hidup kian berat, hingga membuatnya sempat mengeluarkan pernyataan yang dianggap ekstrem dan tak biasa.

Tekanan finansial Calvin Dores

Calvin Dores mengaku tekanan finansial yang ia hadapi bukan muncul dalam satu malam. Ia menyebut kondisi itu sudah berlangsung lama dan perlahan menumpuk.

Dalam pengakuannya di program Pagi Pagi Ambyar, Calvin mengatakan dirinya sempat berpikir, “Ah jual saja kali ya.” Ucapan itu muncul setelah ia merasa sudah tidak memiliki banyak pilihan untuk bertahan.

Ia menegaskan bahwa situasi yang dialaminya bukan perkara sederhana. Menurutnya, banyak orang mudah memberi penilaian tanpa mengetahui beban yang sebenarnya ia hadapi.

Kondisi keluarga ikut tertekan

Calvin juga menyinggung kondisi anak-anaknya yang sempat tidak sekolah selama tiga hari karena tak ada uang jajan. Ia menuturkan, hal itu menjadi salah satu momen yang membuat dirinya sangat terpukul.

Sehari-hari, Calvin mengaku hanya mampu memberi uang jajan sekitar Rp7 ribu hingga Rp10 ribu untuk dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Jumlah tersebut, kata dia, menunjukkan betapa terbatasnya kondisi keuangan yang sedang dihadapinya.

Ia mengaku tidak ingin anak-anaknya merasakan kesulitan yang sama seperti dirinya. Karena itu, Calvin sempat memilih menuliskan keluhannya di media sosial sebagai bentuk pelampiasan emosi.

Unggahan itu akhirnya dihapus

Calvin Dores kemudian menghapus unggahan tersebut setelah anak bungsunya melihat isi pesan itu. Sang anak disebut bertanya mengapa ayahnya ingin menjual mata, sehingga Calvin tersadar bahwa ucapannya bisa berdampak besar pada keluarga.

Ia mengatakan keputusan menghapus unggahan itu diambil demi menjaga perasaan anak-anaknya. Calvin tidak ingin mereka semakin cemas atau ikut terbebani oleh kondisi yang sedang ia hadapi.

Meski sempat terpikir melakukan hal ekstrem, Calvin menegaskan bahwa dirinya tidak benar-benar ingin melakukannya. Ia hanya berada dalam tekanan berat dan berharap keluarganya tidak lagi melalui masa sulit seperti dirinya.

Berbagai upaya sudah dilakukan

Calvin menyebut dirinya sudah berusaha mencari cara lain untuk bertahan hidup sebelum melontarkan niat menjual mata. Ia pernah mencoba menjual lagu, melamar menjadi sopir, hingga mengambil pekerjaan sebagai joki gim.

Ia juga mengaku sempat menjual putus lagu demi menyambung hidup. Namun, menurut Calvin, upaya tersebut belum cukup untuk menutup kebutuhan keluarga yang terus berjalan.

Selain tekanan ekonomi, Calvin mengatakan ibunya juga sedang sakit dan dalam setahun terakhir sudah 43 kali dirawat. Kondisi itu membuat beban keluarganya semakin berat, sementara aset yang bisa diandalkan untuk dijual sudah tidak tersisa.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!