Biblical Diet Viral di Media Sosial, Ini Penjelasannya

Lifestyle Nadia Safira Putri 23 Mei 2026 19:15 WIB 5
Biblical Diet Viral di Media Sosial, Ini Penjelasannya

Tren diet kembali bergerak cepat di media sosial, kali ini melalui pola makan bernama biblical diet. Diet ini ramai dibicarakan karena menggabungkan pilihan makanan alami dengan nilai spiritual yang diambil dari Alkitab.

Popularitasnya meningkat berkat konten para influencer di TikTok, Instagram, hingga Facebook, yang menampilkan menu sederhana seperti ikan, roti, buah, sayuran, dan minyak zaitun. Meski terlihat menarik, para ahli tetap menegaskan bahwa kebutuhan gizi seimbang tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Biblical diet dan asalnya

Biblical diet adalah pola makan yang merujuk pada makanan yang disebut dalam Alkitab, lalu diolah menjadi gaya hidup modern. Konsep ini menekankan konsumsi bahan alami, minim proses, dan cenderung menghindari makanan ultra-proses.

Menu yang sering dikaitkan dengan pola ini antara lain ikan, roti, buah-buahan, sayuran, madu, biji-bijian, dan minyak zaitun. Bagi sebagian orang, pendekatan ini dianggap lebih sederhana dan mudah diikuti dibanding diet populer lain.

Selain soal kesehatan, biblical diet juga memiliki dimensi spiritual yang kuat. Karena itu, banyak pengikutnya merasa pola makan ini bukan hanya rutinitas harian, melainkan bagian dari keyakinan pribadi.

Popularitas di media sosial

Tren biblical diet semakin dikenal setelah dibagikan secara masif oleh para kreator konten di media sosial. Konten yang menampilkan menu harian, testimoni, dan kutipan ayat membuat pola makan ini cepat menyebar.

Salah satu figur yang mendorong popularitasnya adalah Kayla Bundy, influencer berusia 27 tahun dengan lebih dari 500 ribu pengikut di TikTok. Ia mengaku telah menjalani pola makan tersebut selama delapan tahun.

Kayla menyebut ketertarikannya muncul setelah memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi tokoh-tokoh dalam Alkitab. Dari situ, ia membangun narasi bahwa makanan dapat menjadi bagian dari kesehatan tubuh dan spiritualitas.

Tokoh yang ikut mempopulerkan

Selain Kayla, ada Abbie Stasior, ahli gizi asal Nashville, yang kerap mengaitkan pola makan sehat dengan ayat-ayat Alkitab. Ia sering menyoroti contoh sarapan roti dan ikan yang dianggap sebagai kombinasi karbohidrat dan protein seimbang.

Nama lain yang ikut mengangkat tren ini adalah Annalies Xaviera, ibu rumah tangga dengan ratusan ribu pengikut di Facebook. Kontennya banyak menampilkan makanan lokal, alami, dan tidak diproses, disertai doa serta kutipan kitab suci.

Para figur ini membuat biblical diet terlihat mudah diikuti dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Namun, daya tarik utamanya tetap datang dari gabungan antara gaya hidup sehat dan pesan religius yang dibawanya.

Catatan ahli gizi

Meski viral, para ahli mengingatkan bahwa setiap pola makan tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing orang. Pilihan makanan yang sehat tidak cukup hanya karena terlihat alami atau populer di internet.

Pakar gizi menekankan pentingnya asupan yang lengkap, termasuk protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Keseimbangan nutrisi menjadi kunci agar tubuh tetap bertenaga dan fungsi organ berjalan optimal.

Dengan demikian, biblical diet dapat menjadi inspirasi pola makan yang lebih sederhana, tetapi bukan pengganti evaluasi kesehatan profesional. Siapa pun yang ingin mencobanya sebaiknya mempertimbangkan kondisi tubuh, tujuan diet, dan saran tenaga medis.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!