Antrean Panjang Sambut Jam Saku Swatch x Audemars Piguet

Lifestyle Nadia Safira Putri 29 Mei 2026 07:52 WIB 2
Antrean Panjang Sambut Jam Saku Swatch x Audemars Piguet

Swatch dan Audemars Piguet kembali menarik perhatian pasar dengan menghadirkan koleksi jam saku yang memicu antrean panjang di sejumlah negara. Kolaborasi bertajuk Royal Pop itu menggabungkan desain klasik dan warna cerah, sehingga langsung diburu para penggemar sejak peluncuran dimulai pada 16 Mei.

Di Amerika Serikat, Singapura, hingga Indonesia, antusiasme publik terlihat sejak pagi, bahkan sebelum gerai dibuka. Produk ini dijual dengan harga mulai dari 535 dolar AS atau sekitar Rp9,4 juta, dan menjadi salah satu rilisan yang paling cepat menyedot perhatian tahun ini.

Jam Saku Royal Pop

Royal Pop hadir sebagai perpaduan identitas dua merek dengan karakter berbeda. Audemars Piguet membawa sentuhan Royal Oak yang ikonik, sementara Swatch menghadirkan nuansa Pop era 1980-an yang penuh warna.

Koleksi ini terdiri dari delapan jam saku berbahan biokeramik. Setiap unit dilengkapi tali pengikat, sehingga tetap fungsional untuk digunakan sebagai aksesori modern.

Warna cerah menjadi daya tarik utama dalam koleksi tersebut. Strategi ini dinilai berhasil menciptakan kesan segar pada produk yang identik dengan gaya klasik.

Dengan harga antara 535 dolar AS hingga 570 dolar AS, Royal Pop diposisikan sebagai barang koleksi. Kombinasi desain dan keterbatasan stok membuat produk ini langsung mendapat sorotan dari penggemar jam tangan.

Antrean Panjang Di Amerika

Peluncuran Royal Pop di Amerika Serikat memunculkan antrean sejak sehari sebelumnya. Di Times Square, para penggemar bahkan datang membawa kursi lipat untuk menunggu giliran masuk toko.

Beberapa orang menghabiskan waktu sambil makan siang dan berbincang dengan sesama pengantre. Situasi itu menunjukkan tingginya minat terhadap kolaborasi jam tangan lintas segmen tersebut.

Menurut laporan Business Insider, sekitar 70 orang saling menjaga antrean secara bergantian sebelum toko dibuka. Namun, sebagian calon pembeli memilih mundur setelah mengetahui produk yang tersedia tidak sepenuhnya sesuai ekspektasi.

Kondisi itu memperlihatkan bahwa daya tarik koleksi terbatas sering kali memicu rasa penasaran yang besar. Meski demikian, jumlah penggemar yang hadir tetap menegaskan kuatnya pengaruh merek Swatch dan Audemars Piguet di pasar global.

Respons Pasar Asia

Antusiasme serupa juga terlihat di Singapura saat peluncuran dimulai pada 16 Mei. Sejak pukul 07.00 pagi, ratusan calon pembeli di Ion Orchard telah menerima nomor antrean tidak resmi.

Swatch disebut membatasi pembelian menjadi satu jam tangan per orang per hari. Kebijakan tersebut membuat stok cepat terserap dan antrean tetap tertib meski jumlah peminat sangat besar.

Di Indonesia, minat terhadap Royal Pop juga muncul di Grand Indonesia, Jakarta. Sejak pagi, warga telah mengantre sebelum pusat perbelanjaan dibuka.

Meski sempat dibubarkan oleh petugas keamanan, kejadian itu menunjukkan besarnya daya tarik koleksi tersebut di pasar domestik. Fenomena ini menandakan bahwa tren jam saku kembali mendapat tempat di kalangan pencinta fashion dan aksesori premium.

Jam Saku Kembali Tren

Kehadiran Royal Pop menandai upaya menghidupkan kembali jam saku sebagai aksesori bergaya. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga sebagai simbol selera dan koleksi eksklusif.

Kolaborasi antara merek mewah dan merek massal kerap menjadi formula yang efektif untuk menarik perhatian pasar. Dalam kasus ini, perpaduan itu berhasil menciptakan produk yang memicu antrean lintas negara.

Popularitas koleksi terbatas juga memperlihatkan bagaimana konsumen masih tertarik pada barang unik dengan nilai emosional. Faktor kelangkaan, desain khas, dan narasi kolaborasi menjadi pendorong utama permintaan.

Dengan respons yang kuat di Amerika Serikat, Singapura, dan Indonesia, Royal Pop berpotensi memperluas gelombang minat terhadap jam saku modern. Tren ini menunjukkan bahwa aksesori klasik masih dapat relevan ketika dikemas dengan pendekatan yang segar.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!