Anrez Adelio Siap Tes DNA untuk Buktikan Status Anak Icel

Lifestyle Anindya Kirana Putri 22 Mei 2026 00:27 WIB 5
Anrez Adelio Siap Tes DNA untuk Buktikan Status Anak Icel

Anrez Adelio akhirnya buka suara mengenai perselisihannya dengan Friceilda Prillea atau Icel setelah menjalani pemeriksaan di kantor polisi terkait laporan dugaan kekerasan seksual. Ia menegaskan siap menjalani tes DNA untuk memastikan status biologis anak yang dilahirkan Icel, sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab jika hasilnya membuktikan hubungan darah.

Di tengah polemik yang berkembang, Anrez menyayangkan sikap pihak Icel yang dinilainya justru menutup diri dan mempersulit proses pembuktian medis. Ia menekankan bahwa kejelasan status anak harus ditempuh melalui jalur yang sah secara hukum dan medis, bukan lewat perdebatan di ruang publik.

Sikap Anrez Tegas

Anrez menyebut dirinya tidak pernah menolak untuk bertanggung jawab. Ia justru ingin memastikan lebih dulu kebenaran melalui tes DNA sebelum melangkah lebih jauh.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar semua pihak memperoleh kepastian yang adil. Ia menilai pembuktian ilmiah menjadi dasar utama dalam menyelesaikan persoalan ini.

Ia juga mengatakan keyakinannya cukup kuat untuk menjalani proses tersebut. Karena itu, ia meminta agar pembuktian dilakukan secara terbuka dan tidak dipelintir menjadi isu lain.

Bantah Tuduhan

Anrez membantah tudingan yang menyebut dirinya tidak mau bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa niat untuk mendampingi Icel sudah ada sejak masa kehamilan.

Ia mengklaim komunikasi terkait rencana pendampingan telah dilakukan sejak awal. Namun, ia menyebut ada pihak yang justru mempersulit proses tersebut.

Dalam keterangannya, Anrez juga menegaskan bahwa dirinya tidak sedang mencari alasan untuk lepas dari tanggung jawab. Ia ingin semua prosedur dijalankan secara jelas agar tidak menimbulkan tafsir yang keliru.

Keluhkan Komunikasi

Anrez mengaku heran dengan perubahan sikap pihak Icel yang sebelumnya vokal meminta pembuktian di media. Kini, saat dirinya meminta akses bertemu bayi dan menjalani tes DNA, ia justru belum mendapatkan jawaban yang pasti.

Ia menyebut sampai saat ini alamat atau lokasi keberadaan bayi tidak juga diberikan. Kondisi itu membuat proses penyelesaian masalah berjalan lebih lambat.

Karena tidak ada kepastian, ia menilai pihak lawan justru yang mempersulit keadaan. Meski begitu, ia tetap memilih menunggu itikad baik agar komunikasi bisa kembali terjalin.

Ingin Transparan

Meski hubungan komunikasi sedang terputus, Anrez memastikan dirinya tidak berniat menghindar. Ia ingin seluruh proses dilakukan secara terbuka, objektif, dan sesuai aturan yang berlaku.

Ia menegaskan tes DNA menjadi jalan paling tepat untuk mengakhiri spekulasi. Dengan hasil yang jelas, status anak dapat ditentukan tanpa perlu saling menyerang di ruang publik.

Anrez juga menyatakan siap memberikan pembaruan kepada publik jika ada perkembangan baru. Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan tenang, adil, dan mengutamakan kepentingan semua pihak yang terlibat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!