Muhammad Alex Assad menjalani sidang cerai dengan Clara Shinta di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Kamis, 21 Mei 2026. Agenda persidangan tersebut berfokus pada mediasi di tengah kabar retaknya rumah tangga mereka yang masih terbilang baru. Usai persidangan, Alex meminta doa agar proses yang dijalani dapat menghasilkan keputusan terbaik.
Dalam keterangannya, Alex tidak memberikan penjelasan panjang mengenai upaya mempertahankan rumah tangganya. Ia hanya berharap seluruh proses berjalan baik dan lancar. Sikapnya itu menunjukkan bahwa pembahasan di meja mediasi masih berlangsung secara tertutup.
Mediasi perceraian di pengadilan
Sidang cerai Alex dan Clara digelar dengan agenda mediasi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Proses ini menjadi tahap penting sebelum perkara berlanjut ke pemeriksaan berikutnya. Kehadiran keduanya menandai bahwa upaya penyelesaian masih terbuka.
Setelah sidang, Alex memilih berbicara singkat kepada awak media. Ia menegaskan harapannya agar semua pihak mendapat hasil yang baik dari proses yang sedang berjalan. Ucapan itu disampaikan dengan nada tenang dan singkat.
Alex juga meminta publik untuk terus mendoakan agar proses rumah tangganya mendapat jalan terbaik. Ia tidak menanggapi lebih jauh pertanyaan seputar detail perselisihan. Permintaan tersebut menjadi satu-satunya pesan yang ia sampaikan kepada media.
Introspeksi diri dalam mediasi
Alex menyebut proses mediasi yang dijalani lebih banyak diisi dengan introspeksi diri. Pernyataan itu mengisyaratkan bahwa kedua pihak sedang menilai kembali posisi masing-masing. Tahap ini kerap menjadi ruang untuk mengevaluasi hubungan secara lebih jernih.
Menurut Alex, tidak ada penjelasan rumit yang ia sampaikan dalam mediasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pembicaraan berlangsung sederhana, namun tetap bermakna. Fokus utamanya adalah mencari jalan yang paling baik untuk semua pihak.
Dalam kesempatan itu, Alex berupaya menjaga nada komunikasinya tetap tenang. Ia tidak memperlihatkan sikap konfrontatif terhadap proses yang sedang ditempuh. Sebaliknya, ia memilih menyampaikan harapan agar mediasi menghasilkan kesepakatan yang baik.
Sinyal positif untuk rujuk
Saat disinggung mengenai kemungkinan rujuk dengan Clara Shinta, Alex memberi sinyal positif. Ia menyebut arah pembicaraan masih memungkinkan menuju perbaikan hubungan. Namun, ia tetap menegaskan bahwa semuanya masih bergantung pada proses yang berlangsung.
Alex mengatakan dirinya berharap mediasi membawa dampak positif bagi rumah tangganya. Ia tidak menyebut target tertentu, tetapi menekankan pentingnya kelancaran proses. Harapan itu menjadi tanda bahwa peluang damai belum sepenuhnya tertutup.
Ucapan Alex memperlihatkan sikap hati-hati dalam menghadapi situasi personal tersebut. Ia memilih tidak membuat pernyataan yang bersifat final terkait masa depan pernikahannya. Publik pun masih menunggu hasil mediasi yang sedang berjalan.
Dugaan video call nakal
Di tengah proses perceraian, muncul dugaan video call nakal dengan perempuan lain yang disebut menjadi penyebab ketegangan rumah tangga. Alex enggan memberikan penjelasan rinci mengenai isu tersebut. Ia memilih tidak membuka detail yang dinilai bisa memperpanjang polemik.
Ketika kembali ditanya soal isu itu, Alex hanya tersenyum dan meminta doa. Respons singkat tersebut menandakan dirinya tidak ingin memperkeruh suasana. Ia tampak berupaya menjaga privasi di tengah sorotan publik.
Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak terkait mengenai tudingan tersebut. Situasi rumah tangga Alex dan Clara masih menunggu kepastian dari hasil mediasi. Proses hukum berikutnya akan menentukan arah penyelesaian hubungan keduanya.
